Syabab.Com - Revolusi Tunisia telah memberikan inspirasi bagi rakyat
Mesir untuk menumbangkan rezim diktator Hosni Mubarak, yang telah
menjadi sekutu dekat AS dan Israel. Tidak hanya di Mesir, desakan agar
Mubarak hengkang juga menggema di beberapa kedubes Mesir di berbagai
negara.
Di Inggris, massa berjajar di sepanjang trotoar dekat Kedutaan Besar
Mesir di London, Sabtu, 29/01/2011. Mereka berkumpul untuk menyerukan
pengunduran Mubarak serta menyerukan penegakkan Khilafah sebagai
perubahan nyata bagi Mesir.
Aksi dukungan bagi rakyat Mesir untuk menumbangkan rezim yang didukung
AS tersebut memang unik. Sekalipun seruan mengakhiri Mubarak sama,
tetapi berbeda dalam pesan-pesan yang disampaikan oleh para pemrotes.
Puluhan pemuda, pria, wanita dan anak-anak meneriakkan "Pergi, Mubarak
Pergi". Laki-laki dengan perepuan ditempatkan terpisah di sepanjang
trotoar tersebut.
Beberapa spanduk besar dengan jelas menyampaikan pesan-pesan mereka
dalam kerumunan aksi protes yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir
Inggris. Diantaranya bertuliskan, "Khilafah: Satu-satunya Jalan bagi
Stabilitas bagi Timur Tengah", "Para Penguasa Arab Muslim Adalah
Pengkhianat" dan "Penguasa Boneka Arab Harus Pergi".
Tulisan bawah di masing-masing spanduk tersebut bertuliskan Hizb
ut-Tahrir Britain menunjukkan bahwa pesan serta aksi tersebut
diselenggarakan oleh kelompok Islam yang dikenal menyerukan solusi
Khilafah tersebut.
Polisi mengawasi protes setelah konfrontasi dengan kelompok lain yang
juga menyelenggarakan protes serupa mendukung rakyat Mesir namun berbeda
ideologi.
Salah seorang pengunjuk rasa dari masa Hizbut Tahrir mengatakan, "Kami
akan melihat bagaimana hal ini pergi dan jika mereka tidak berubah, kami
akan kembali ke sini Sabtu depan".
"TURN YOUR TRASH COMPUTER FOR CASH"